Ada produk yang kelihatannya sederhana, tapi begitu dipakai, rasanya seperti menemukan tombol rahasia untuk bikin wajah terlihat lebih segar tanpa harus kelihatan pakai banyak makeup. Natasha Denona Hy Glam Concealer masuk tipe yang seperti itu. Aku sudah beberapa minggu memakainya di hari kerja, sesi shooting, sampai hari sa
at kulitku lagi rewel, dan aku paham kenapa banyak orang menyebutnya “skin like” tapi tetap niat menutup.
Kenapa Hy Glam Concealer Ini Banyak Diburu
Kalau kamu pernah mencoba base makeup Natasha Denona, kamu tahu brand ini jagonya bikin hasil yang terlihat refined. Hy Glam Concealer diposisikan sebagai concealer dengan coverage yang bisa dibangun, hasil luminous matte yang tetap terasa ringan, dan tahan lama sampai belasan jam.
“Aku ingat pertama kali pakai ini sebelum meeting pagi, aku cuma tap sedikit di inner corner dan bawah mata. Pas ngaca di lift, aku spontan mikir, kok aku kelihatan tidur cukup ya, padahal semalam begadang edit video.”
Setelah bagian “kenapa heboh”, hal yang paling menentukan biasanya ada di warna dan cara pilih shade. Itu yang sering bikin orang maju mundur.
Shade Range dan Cara Pilih Warna yang Tidak Bikin Pusing
Hy Glam Concealer punya shade range luas, dan sistem pemilihan berdasarkan overtone dan undertone yang cukup membantu, terutama buat yang sering bingung saat memilih warna yang tidak terlihat abu atau terlalu kuning.
Aku juga suka karena ada opsi corrector, jadi kamu bisa menyesuaikan kebutuhan lingkar hitam tanpa harus menimpa concealer terlalu tebal.

Sistem undertone yang terasa “make sense” di kulit Asia
Buat kita yang sering berada di spektrum neutral, olive, atau kuning tapi gampang terlihat abu, sistem undertone itu membantu banget. Ada opsi yang terasa lebih tailored, bukan sekadar “warm, cool, neutral” yang kadang terlalu general. Dari pengalaman pribadi, pilih shade yang benar benar menyatu untuk spot concealing, lalu pilih setengah sampai satu tingkat lebih terang untuk efek brightening di bawah mata.
Corrector untuk yang lingkar hitamnya “niat”
Kalau lingkar hitam kamu campuran, ada ungu kebiruan sekaligus kecokelatan, corrector bisa bikin proses menutup jadi lebih rapi dan tipis. Ini berguna kalau kamu sering merasa concealer saja membuat area bawah mata jadi tebal tapi masih terlihat gelap.
Aku tahu, urusan shade ini bisa terasa seperti matematika kecil. Tapi setelah kamu dapat satu yang pas, formula seperti Hy Glam ini baru benar benar kelihatan performanya di tekstur kulit.
Tekstur dan Finish, Luminous Matte yang Tidak Bikin Kering
Begitu keluar dari aplikator, teksturnya creamy tapi bukan yang tebal dan “berat”. Dia lebih seperti serum concealer yang slip nya enak, cepat menyatu, tapi tetap punya pigmen.
Di kulitku yang kombinasi, finish luminous matte nya terasa seperti matte yang masih “hidup”. Bukan matte kapur. Dan itu poin yang sering sulit dicapai, apalagi untuk area bawah mata.

“Aku punya kebiasaan menghindari concealer matte karena takut under eye kelihatan kering. Tapi Hy Glam ini bikin aku berubah pikiran, karena matte nya lebih seperti kulit yang sudah di blur, bukan seperti bedak tebal.”
Sebelum masuk ke uji pemakaian seharian, aku mau bahas cara aku mengaplikasikan, karena di concealer, teknik itu setengah dari hasil.
Panduan Pilihan Shade Hy Glam Concealer yang Ada, Biar Nemu yang Pas dari Sekali Coba
Kalau kamu baru mau masuk ke Natasha Denona Hy Glam Concealer, bagian paling bikin bingung biasanya bukan formulanya, tapi nama shade nya. Tenang, sistemnya sebenarnya rapi, karena mereka membaginya berdasarkan 6 overtone dan 4 undertone, lalu diberi kode huruf yang konsisten. Range ini disebut mencakup 50 shade concealer dan 6 correcting shade, dan di beberapa retailer kini disebut totalnya 52 concealer shade plus 6 corrector.
“Aku dulu juga sempat bengong lihat kode kode shade nya. Tapi begitu paham cara bacanya, malah terasa lebih gampang daripada sistem shade yang cuma ‘light, medium’ tanpa arah.”
Cara Baca Kode Shade Hy Glam yang Paling Gampang
Kode shade Hy Glam biasanya terdiri dari huruf dan angka. Hurufnya menunjuk arah undertone, angkanya menunjuk kedalaman warna dalam kelompoknya.

Kelompok huruf yang paling sering kamu lihat
Di daftar official collection, kamu bisa menemukan contoh seperti RN1, Y1, R5, Y7, N8, YP8, NY11, NR13, NP14, YN14, dan banyak lagi. Ini penting karena hurufnya mengarahkan kamu ke undertone.
Secara umum, pembagian undertone yang disebut brand mencakup neutral atau cool, yellow atau golden atau olive, peach atau warm, dan rosy atau pink.
N untuk Neutral
Kalau kulitmu sering cocok dengan base yang netral dan tidak mau terlihat terlalu kuning atau terlalu pink, mulai dari N.
Y untuk Yellow Golden Olive
Kalau undertone kamu cenderung kuning, golden, atau ada hint olive, kamu biasanya akan nyaman di kelompok Y atau gabungan Y dengan huruf lain.
P untuk Peach Warm
Kalau kamu sering terlihat lebih segar dengan tone peach hangat, atau ingin menetralkan kebiruan di bawah mata, kelompok P dan variasinya sering jadi “jalan aman”.
R untuk Rosy Pink
Kalau undertone kamu cenderung pink atau rosy, atau kamu punya dark circle cokelat gelap yang butuh arah rosy, kelompok R dan NR sering lebih pas daripada peach.
Cara Pakai Versi Erica, Biar Tidak Cepat Crease
Aku selalu mulai dari aturan kecil, pakai sedikit dulu. Concealer yang bagus itu harusnya bisa dibangun, bukan harus langsung banyak dari awal. Dan Hy Glam memang enak dipakai berlapis tanpa terasa berat.
Untuk bawah mata, fokusnya di titik strategis
Aku taruh di inner corner, sedikit di bawah pupil, lalu tarik tipis ke arah luar. Bukan mengisi seluruh area sampai dekat garis senyum. Kalau kamu menumpuk produk di area yang banyak bergerak, biasanya justru gampang ngumpul.
Aku blend pakai jari untuk langkah pertama, karena panas jari bikin produk lebih menyatu. Setelah itu baru aku rapikan pakai sponge yang agak lembap, hanya untuk menipiskan pinggirannya.
Untuk bekas jerawat, pakai teknik press
Kalau untuk noda bekas jerawat atau kemerahan, aku lebih suka pakai brush kecil, lalu press pelan, bukan digeser. Hy Glam punya pigmen yang cukup untuk spot concealing, jadi kamu tidak perlu layer berlebihan. Setelah menutup noda, tunggu beberapa detik, baru tap tepiannya supaya tetap “nempel” di titik yang kamu butuhkan.
Setelah teknik, yang paling jujur itu performa saat dipakai lama. Jadi aku bawa kamu ke bagian yang paling sering ditanya, tahan berapa jam, geser tidak, dan apa dia aman untuk hari panas.
Uji Seharian, Dari Pagi Sampai Malam
Aku pernah memakainya dari pagi sampai malam dengan beberapa kondisi, ruangan AC, jalan kaki, dan syuting dengan lampu. Di aku, dia masuk kategori concealer yang tidak cepat mengering jadi retak, tapi juga tidak membuat area bawah mata terlihat glossy.

Under eye, kuncinya ada di prep dan jumlah produk
Kalau kulit bawah matamu kering, Hy Glam tetap bisa terlihat halus, tapi syaratnya prep tidak boleh berat. Ini lucu, karena banyak orang mengira semakin tebal eye cream semakin aman. Padahal, produk skincare yang terlalu rich sebelum makeup bisa membuat concealer mudah ngumpul.
Di aku, setelah 6 sampai 7 jam, area bawah mata masih terlihat rapi, hanya ada sedikit garis halus yang wajar karena ekspresi. Bukan yang langsung pecah atau patchy.
“Ada satu hari aku pakai ini pas jadwal padat, ketemu orang, pindah lokasi, banyak ngomong. Di sore hari, aku iseng ngaca di mobil. Biasanya aku sudah pasrah dengan garis bawah mata. Tapi ini masih kelihatan soft, kayak habis pakai filter tipis.”
Untuk kemerahan dan noda, coverage nya terasa “niat” tapi tidak keras
Di area sekitar hidung dan bekas jerawat, dia menutup dengan cepat. Aku bisa dapat hasil rapi cuma dengan satu layer tipis. Kalau nodanya gelap, aku tambah setitik lagi, tapi tetap tidak terasa tebal.
Untuk kulit berminyak, set nya harus elegan
Kalau kamu oily, Hy Glam cukup membantu karena finish nya tidak terlalu dewy. Tapi tetap, concealer di area yang mudah berminyak akan lebih aman kalau kamu set tipis dengan loose powder, terutama di sisi hidung atau smile lines. Aku tidak menyarankan bedak padat tebal, karena itu sering bikin tekstur makin kelihatan.
Sekarang kita masuk ke bagian yang sering aku bahas di womenshealth.co.id style, makeup itu bukan cuma soal produk, tapi soal kulit yang disiapkan. Concealer semahal apa pun akan kalah kalau skin barrier kamu lagi marah.
Skincare yang Bikin Concealer Lebih Nempel dan Kulit Tetap Cantik
Aku tidak akan bilang “harus skincare 10 langkah”. Yang aku mau adalah rutinitas yang bikin kulit stabil, halus, dan tidak gampang dehidrasi, karena dehidrasi adalah musuh utama base makeup. Area bawah mata juga super tipis, jadi perlakuannya beda.
Pagi hari, fokus hidrasi ringan dan proteksi
Langkah paling basic tapi paling menentukan itu sunscreen. Dan area sekitar mata juga termasuk yang perlu dilindungi, tentu dengan cara yang hati hati supaya tidak perih.
Urutan favoritku
- Gentle cleanser atau bilas ringan kalau kulit tidak terlalu berminyak
- Hydrating serum tipis, cari yang ada glycerin atau hyaluronic acid
- Moisturizer ringan, jangan terlalu oklusif di bawah mata
- Sunscreen yang nyaman di area mata
Kalau kamu gampang kusam dan ada bekas jerawat, niacinamide bisa jadi sahabat. Yang penting, pilih konsentrasi yang kulitmu bisa terima, dan jangan gabungkan terlalu banyak bahan aktif sekaligus kalau kamu belum terbiasa.
Malam hari, fokus perbaiki barrier dan bekas noda
Untuk malam, aku suka membagi jadi dua mode, mode recovery dan mode active. Mode recovery itu ketika kulit lagi sensitif, cukup cleanser lembut, moisturizer yang fokus barrier, lalu tidur.
Mode active itu ketika kulit stabil dan kamu ingin kerja di bekas jerawat atau tekstur. Retinoid sering jadi pilihan karena bantu tampilan tekstur dan noda, tapi kuncinya bertahap dan tidak memaksa. Kalau kamu baru mulai, kamu bisa pakai di wajah dulu, bukan langsung dekat mata.
Khusus lingkar hitam, pahami penyebabnya dulu
Dark circle itu tidak selalu karena kurang tidur, walau tidur memang berpengaruh besar ke tampilan kulit dan hidrasi. Ada faktor struktur, ketipisan kulit, pigmentasi, sampai bayangan di area tear trough. Jadi wajar kalau skincare saja tidak selalu bisa menghapus total, tapi bisa membantu terlihat lebih baik.
Kalau targetmu adalah tampilan lebih segar
- Tidur cukup dan hidrasi
- Sunscreen rutin di area mata
- Eye product yang kulitmu cocokkan, terutama untuk bantu tampilan puffiness dan kusam
“Aku dulu berpikir dark circle itu cuma urusan concealer. Ternyata, begitu aku disiplin sunscreen dan tidur lebih waras, aku tetap pakai concealer, tapi jumlahnya makin sedikit. Hasilnya justru makin bagus.”
Skincare sudah, teknik sudah, sekarang bagian yang biasanya jadi keputusan akhir, siapa yang paling cocok pakai Hy Glam ini dan siapa yang mungkin butuh opsi lain.
Hy Glam Concealer Cocok Untuk Siapa
Dari cara dia menempel dan finish nya, aku melihat Hy Glam punya vibe yang versatile. Tapi tetap ada tipe kulit yang akan merasa ini seperti soulmate, dan ada yang mungkin perlu pendekatan khusus.
Kamu yang suka hasil rapi tapi tidak terlihat “berat”
Kalau kamu suka base makeup yang terlihat seperti kulit versi lebih halus, ini masuk. Dia memberi efek blur yang terlihat, terutama di area bawah mata dan sekitar hidung.
Kamu yang butuh coverage medium sampai full untuk noda
Untuk bekas jerawat, kemerahan, dan under eye yang butuh bantuan lebih, Hy Glam bekerja cepat. Buat aku, ini tipe concealer yang bisa dipakai tipis untuk hari santai, tapi bisa juga dinaikkan untuk event.
Kamu yang kulitnya sangat kering, tetap bisa, tapi jangan lupa prep
Aku tidak akan bilang ini concealer super dewy untuk kulit kering ekstrem. Tapi, dia tetap bisa terlihat cantik asal kamu pakai skincare yang tepat, tipis, dan tidak tergesa gesa. Tambahkan satu langkah, biarkan moisturizer menyerap, baru concealer.
Cara Bikin Hasil Hy Glam Terlihat Seperti Kulit Asli Sepanjang Hari
Yang pertama, hindari kebiasaan menumpuk. Ambil setitik, blend, lihat dulu. Yang kedua, gunakan setting dengan strategi, bukan dengan panik. Set tipis hanya di area yang memang bergerak dan mudah berminyak.
Kalau kamu ingin hasil bawah mata yang bright tapi tetap halus
- Pakai corrector tipis bila perlu
- Layer Hy Glam sangat tipis di inner corner dan bawah pupil
- Tap sampai menyatu, lalu diamkan sebentar
- Kalau ada garis halus, tap lagi dengan jari bersih
- Set tipis dengan loose powder mikro kalau kamu mudah crease
Terakhir, jangan lupakan proteksi harian. Produk makeup bisa bikin kita terlihat segar sekarang, tapi kulit yang cantik itu dibangun dari kebiasaan sunscreen, hidrasi, dan tidur yang cukup.
“Aku suka momen ketika concealer tidak lagi jadi alat untuk ‘menutupi’, tapi jadi sentuhan kecil yang bikin aku terlihat lebih hidup. Hy Glam itu tipe yang membuat aku merasa, oh, ternyata aku tidak perlu banyak, aku cuma perlu tepat.”
